Global Energy | Artikel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Artikel

Menjadi Tuan Rumah PON ke-2O, Papua Terus Genjot Ketersediaan Listrik

CIMG3946.jpg

Untuk menyukseskan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-20 tahun 2020, yang akan digelar di Papua, persiapan dan pembenahan segala sesuatu  terkait persiapan PON itu terus dilakukan. Tak terkecuali pada aspek ketersedian dan pasokan tenaga listrik di Papua. Apalagi diketahgui, ketersediaan pasokan listrik di Provinsi Papua, sebagaimana juga terjadi di banyak daerah lainnya di Indonesia, masih belum cukup mampu memenuhi kebutuhan listrik di sana.

 

Menurut data yang tersedia, saat ini total daya listrik yang tersedia di Provinsi Papua dan Papua Barat baru mencapai 280 MW. Untuk mencukupi kebutuhan listrik bagi masyarakat di wilayah Papua dan Papua Barat, pemerintah pusat sudah menargetkan pada tahun 2019 nanti total daya listrik di kedua Provinsi itu telah dinaikkan menjadi 730 MW.

 

Untuk itu pemerintah pusat dan Pemprov Papua terus bebenah untuk menyiapkan pembangkit listrik yang bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di sana, termasuk dalam  menghadapi agenda olahraga nasional PON ke-20 di Provinsi Papua nanti.

 

Diantaranya adalah dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Mobile Power Plan (PLTMG MPP) Jayapura berkapasitas 50 megawatt (MW) ditargetkan beroperasi pada akhir 2017, yang persiapan pengerjaan proyeknya telah dilakukan pada awal di tahun 2017 lalu. Presiden Jokowi beberapa waktu lalu telah meninjau PLTMG MPP Jayapura dan meresmikan peletakan batu pertama atas proyek itu beberapa waktu lalu.

 

Seiring itu Presiden Jokowi telah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tidore 2x7 MW, yang telah mendistribusi listrik ke 92 desa di Papua dan Papua Barat serta ke 34 desa lainnya di Maluku Utara di sepanjang tahun 2016.

 

Begitu juga dengan terus digenjot pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Lanny Jaya berkapasitas 74 kW, dan PLTMH di Tolikara berkapasitas 136 kW, serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat untuk kawasan Papua dan Papua Barat.

 

Seluruh penyiapan ketersediaan listrik yang dilakukan oleh pemerintah itu, tentu bukan cuma secara khusus dalam rangka persiapan menghadapi PON ke-20 di Provinsi Papua, melainkan juga untuk mengatasi permasalahan ketersediaan listrik bagi masyarakat. Juga membantu anak-anak di sana bisa belajar di malam hari, agar mereka mampu menyiapkan diri di era persaingan SDM yang terus meningkat. (red-gdm).